Friday, 12 April 2019

Contoh Modul Pelatihan di rumah sakit


MODUL PELATIHAN

APLIKASI HOSPITAL INFORMATION SYSTEM ( H I S )









UNTUK PEGAWAI STAFF ADMINISTRASI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UI
Oleh:
SIMON TULUS RONALDO ZERI CANDRA LESMANA
M. KEVIN SUSANTO ALIEF FULAN DAYA



KATA PENGANTAR


Laju Perkembangan teknologi computer saat ini sangat maju. Hal ini memberikan sumbangan yang besar dan bermanfaat bagi kemudahan dalam melakukan pengolahan data termasuk instansi perusahaan baik swasta maupun pemerintah. Rumah sakit Pendidikan UI telah memanfaatkan teknologi komputer baik dalam banyak pelayanan.

Modul ini secara khusus menyajikan penerapan sebagian dari modul sistem informasi rumah sakit (Hospital Information Sistem - HIS) berbasis komputer kepada karyawan yang masih bersatus baru dalam pelayanan di rumah sakit pendidikan UI. Mudah-mudahan materi yang disajikan dalam bentuk yang sederhana ini membantu untuk memperlancar dalam pelayanan mengolah data-data pasien mulai dari registrasi sampai pada transaksi pemulangan pasien.

Pelatihan ini akan lebih bermanfaat bila para peserta mempunyai keinginan  kuat untuk belajar bukan hanya pada saat pelatihan tetapi penerapannya di unit/instalasi masing- masing.

Kami juga berterima kasih atas segala bantuan dan kerja sama dari semua pihak.
Kritik dan saran yang membangun kami terima dengan senang hati, sekian.








Depok, 13 April 2019






LATAR BELAKANG



Dalam era globalisasi sekarang ini, rumah sakit dituntut untuk meningkatkan kinerja dan daya saing sebagai badan usaha dengan tidak mengurangi misi sosial yang dibawanya.

Rumah sakit harus merumuskan kebijakan-kebijakan strategis antara lain efisiensi  dari dalam (organisasi, manajemen, serta SDM) serta harus mampu secara cepat dan tepat mengambil keputusan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat agar dapat menjadi organisasi yang responsif, inovatif, efektif, efisien dan menguntungkan. Oleh karena itu, pelatihan penggunaan aplikasi sistem informasi ini sangat dibutuhkan pada RSP Universitas Indonesia.

Sebagai salah satu bentuk fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan, Rumah Sakit sering mengalami kesulitan dalam pengelolaan informasi baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal.sehingga perlu diupayakan peningkatan pengelolaan informasi yang efisien, cepat, mudah, akurat, murah, aman, terpadu dan akuntabel. Salah satu bentuk penerapannya melalui sistem pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui penggunaan sistem Sistem Informasi berbasis komputer.

Pesatnya kemajuan teknologi di bidang informasi telah melahirkan perubahan tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Dalam kaitan ini, peran dan fungsi pelayanan data dan informasi yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit sebagai salah satu unit kerja pengelola data dan Informasi dituntut untuk mampu melakukan berbagai penyesuaian dan perubahan.




TUJUAN PELATIHAN






Tujuan Umum

Untuk meningkatkan kemampuan pegawai staff administrasi rumah sakit dalam menggunakan aplikasi Hospital Information Sistem



Tujuan Khusus


    Mensosialisasikan dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia RS mengoperasikan teknologi informasi
    Meningkatkan kinerja Rumah Sakit menjadi lebih efisien dan efektif
    Manajemen pengelolaan data menjadi informasi yang cepat dan tepat guna bagi kepentingan User, Manajemen maupun Pemerintah
    Meningkatkan mutu dan mempercepat proses pelayanan RS
    Pemetaan desain sistem informasi sesuai dengan kebutuhan informasi pada saat ini dan masa datang




Target Pelatihan Hospital Information System




Kompetensi dan keterampilan yang ditingkatkan dalam pelatihan ini adalah dimana pegawai staf administrasi di RSP Universitas Indonesia berkemampuan untuk dapat memaksimalisasikan fasilitas dan aplikasi sistem informasi rumah sakit. Oleh karena itu adanya target pada pelatihan adalah sebagai berikut.


a. Target pelatihan : Semua pegawai administrasi
b. Kriteria target pelatihan :
1. Pegawai baru dan lama
2. Pegawai yang kurang memahami tentang aplikasi sistem rumah sakit.
c. Jumlah target pelatihan : 100 Peserta

Sunday, 14 February 2016

Contoh Soal Reaksi Kesetimbangan

Beserta Pembahasannya


Soal No. 1
Tentukan persamaan tetapan kesetimbangan (Kc) dari sistem kesetimbangan berikut ini:
Pembahasan
Perhatikan rumus untuk kesetimbangan kimia berikut ini:
Sehingga



Soal No. 2
Dalam suatu ruang 1 liter pada suhu T°C terdapat dalam keadaan setimbang 2 mol NH3, 1 mol O2, dan 2 mol H2 menurut persamaan reaksi:



Tentukan harga tetapan kesetimbangan Kc pada suhu tersebut!

Pembahasan
Tetapan kesetimbangan reaksi di atas



Karena volumnya adalah satu liter, maka konsentrasinya tinggal masukkan molnya masing-masing.

Soal No. 3
Diketahui suatu reaksi kesetimbangan



Pada kondisi awal di dalam bejana satu liter terdapat 2 mol A dan 2 mol B. Jika dalam kesetimbangan terdapat 0,5 mol A, maka tetapan kesetimbangannya adalah....
A. 4,0
B. 2,4
C. 2,0
D. 1,2
E. 0,6
(umptn 1992)

Pembahasan
Saat kesetimbangan terdapat 0,5 mol dari awalnya 2 mol, sehingga A yang bereaksi adalah 1,5 mol. Gunakan untuk menentukan mol-mol yang lain saat kesetimbangan.



Sehingga tetapan kesetimbangan



Soal No. 4
Dalam wadah 1 liter terjadi reaksi kesetimbangan



dengan harga Kc = 0,5 pada suhu tertentu. Konsentrasi I2 yang diperlukan agar saat kesetimbangan terdapat P M H2 dan Q M HI adalah....
A. 0,5(P) / (Q)2
B. (Q)2/0,5 (P) 
C. (Q)/0,5 (P) 
D. (Q)2/(P) 
E. 0,5 (Q)2/(P) 
(UN 2012)


Pembahasan
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi di atas



Masukkan datanya sehingga

Soal No.5
Harga tetapan setimbangan (Kc) untuk reaksi:

Al3+ (aq) + 3H2O (l) ↔ Al(OH)3 (s) + 3H+ (aq)

Ditentukan oleh persamaan....

(UN Kimia 2011 Paket 54)


Pembahasan
Diingat:
"Yang dimasukkan ke rumus Kc adalah gas (g) dan larutan (aq)"

Jadi padatan (s) dan cairan (l) tidak dimasukkan.

Dari soal di atas yang dimasukkan hanyalah Al3+ karena (aq) dan H+ karena (aq).

Soal No. 6
HBr sejumlah 0,1 mol dimasukkan ke dalam labu satu liter dan terurai menurut reaksi



Jika Br2 yang terbentuk 0,015 mol maka tetapan kesetimbangannya sama dengan....
A. 1,6 × 10−2
B. 4,6 × 10−2
C. 2,5 × 10−1
D. 3,2 × 10−1
E. 7,5 × 10−1
(UMPTN 1996)

Pembahasan
Tentukan dulu jumlah mol saat kesetimbangan, dari mol Br2 yang diketahui



Karena volume adalah 1 liter, maka konsentrasinya tidak masalah, langsung bisa masukkan data, sehingga tetapan kesetimbangan reaksi di atas dengan demikian adalah

Soal No. 7
Dalam ruang 5 liter direaksikan 0,5 mol N2 dengan 0,4 mol gas O2 menurut reaksi:
N2 (g) + O2 (g) ↔ 2NO (g)

Setelah tercapai keadaan setimbang terbentuk 0,2 mol gas NO. Harga Kc adalah.....
A. 1/2
B. 1/3
C. 1/4
D. 1/5
E. 2/5
(Ebtanas 2001)

Pembahasan
Cari mol-mol lain saat kesetimbangan dari molnya gas NO yang diketahui:

                       N2 (g)   +   O2  (g)  ↔     2NO (g)
mol awal          0,5 mol        0,4 mol            -
mol reaksi        0,1 mol         0,1 mol        0,2 mol
_______________________________________
mol setimbang  0,4 mol        0,3 mol          0,2 mol

Konsentrasi saat setimbang:
[N2] = 0,4/5
[O2] = 0,3/5
[NO] = 0,2/5

Sehingga tetapan kesetimbangan:

Soal No. 8
Gas N2 bereaksi dengan gas H2 pada suhu 30° membentuk gas NH3. Pada keadaan setimbang, tekanan parsial gas H2 = 1/4 atm, gas N2 = 1/12 atm dan gas NH3 = 1/4 atm. Tentukan tetapan kesetimbangan Kp pada suhu tersebut!

Pembahasan
Kp adalah tetapan kesetimbangan berdasarkan tekanan parsial gas.

Untuk reaksi:
m A (g) + n B (g) ↔ r C (g) + s D (g)

Tetapan kesetimbangan Kp adalah:



Jangan lupa yang masuk rumus Kp hanya fase gas (g) saja.

Kembali ke soal:
N2 (g) + 3H2 (g) ↔ 2NH3 (g)

Dengan data:
PN2 = 1/2 atm
PH2 = 1/4 atm
PNH3 = 1/4 atm

Sehingga tetapan kesetimbangan Kp



Soal No. 9
PCl5 dapat terdekomposisi menjadi PCl3 dan Cl2 membentuk reaksi kesetimbangan
PCl5 (g) ↔ PCl3 (g) + Cl2 (g)

Jika pada suhu 250°C harga Kp untuk reaksi tersebut adalah 2 dan PCl5 terdisosiasi sebanyak 10%, tentukan tekanan total sistem!

Pembahasan
Terdisosiasi 10% artinya jumlah mol zat yang terurai atau bereaksi adalah 10% atau 0,1 dari jumlah mol mula-mula.
Misalkan jumlah mol PCl5 mula-mula adalah a, maka yang bereaksi adalah 0,1 a.

Reaksi:
PCl5 (g) ↔ PCl3 (g) + Cl2 (g)

Jumlah mol-mol gas saat setimbang:



Tekanan parsial masing-masing gas:



Dari rumus Kp



Masukkan data



Soal No. 10
Pada suhu tertentu terjadi reaksi kesetimbangan

N2 (g) + 3H2 (g) ↔ 2NH3 (g)

Pada keadaan setimbang terdapat tekanan parsial gas H2 = x atm dan gas NH3 = y atm. Jika harga Kp = 54, tekanan parsial gas N2 adalah....
A. 54 ⋅ (y)2 / (x)3
B. (y)2 / (x)3 ⋅ 54
C. (y)2 / (x)3
D. (x)3 / (y)2
E. 54 ⋅ (y)2 / (x)
(Kesetimbangan - un 2012)

Pembahasan
Reaksi:

N2 (g) + 3H2 (g) ↔ 2NH3 (g)



Soal No. 11
Harga Kp untuk reaksi kesetimbangan

2X (g) ↔ 3Y (g)

pada suhu tertentu adalah 1/8. Jika tekanan parsial Y pada keadaan setimbang adalah 2 atm, tentukan tekanan parsial X!

Pembahasan
Reaksi

2X (g) ↔ 3Y (g)

Tetapan kesetimbangan Kp untuk reaksi di atas

Soal No.12
Pada reaksi kesetimbangan:

2NH3 (g) ↔ N2 (g) + 3H2 (g)

pada suhu 27°C mempunyai harga Kp = 2,46 atm. Maka harga Kc reaksi tersebut adalah....(R = 0.082 L.atm.mol-1K-1)


Pembahasan
Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan tetapan kesetimbangan Kp sebagai berikut:



dimana
T = suhu dalam kelvin (K)
Δn = jumlah koefisian ruas kanan − jumlah koefisien ruas kiri

Data:
T =27°C = 300 K
Δn = (1 + 3) − 2 = 2
R = 0.082 L.atm.mol-1K-1
Kp = 2,46 atm

Sehingga: